BELAJAR & BERBAGI

logo Welcome Belajar dan Berbagi
Apapun penilaian anda mengenai Aquascape pasti sempat terlintas di benak kita, bahwa Aquascape itu repot, mahal, rewel, tiap hari mesti di urus, tanaman layu, gagal setting, dan sebagainya.

Aquascape itu seni, wabah yang mempesona dibandingkan aquarium konvensional yang hanya berisi ikan. Seni di sini menurut saya ialah kebebasan kita untuk mengekspresikan hasrat, ide dan perasaan kita, contohnya begini didalam aquarium saya lebih senang bila ada perpaduan kayu, batu, kalo hanya satu batu sepertinya kurang pas, akhirnya saya tumpuk batu membentuk bukit atau gunung, hasilnya lebih bagus kan. Pernah saya melihat gambar sebuah desa yang ada sungai dan jembatan di atasnya, akhirnya saya juga buat sungai dan jembatannya dari kayu di akuarium saya, lalu air terjun, kita juga coba buat, walaupun sebenarnya hanya pasir yang berputar saja. itulah pengertian seni menurut saya.. kebebasan mengekspresikan


Saran kami untuk memulai AquaScapE jadikan AquaScapE itu menjadi hobby dahulu, ya istilahnya "Tak Kenal Maka Tak Sayang". Teori itu penting, banyak baca literatur itu penting, ikutan forum aquascape juga penting, tanya sama master-masternya di forum ( wuih itu penting bener), tapi yang lebih penting ya "prakteknya", coba langsung start n go saja dahulu contohnya :

  • Beli akuarium usahakan ukurannya minimal 60x40x40 ( di tukang kaca yang rapi lemnya, harga kisaran Rp100.000-150.000). atau kalo liat punya tetangga ( bekas ) coba minta saja, hehehe..kan kalau digosok ntar jadi kiclong lagi.
  • Filter merek Jebo Waterfall 503 juga sudah cukup, atau kalau ada dana lebih bisa menggunakan filter eksternal ( Canister ), atau kalau dananya minim pakai "Power Head" yang dikombinasikan dengan undergravel
  • Pasir Malang ( coba cari sisa pasir bekas akuarium yang di rescape ulang " why??" nanti akan di bahas di postingan yang lain 
  • Pupuk dasar bagian ini saya masih agak kuno, hehehe, saya masih menggunakan tanah merah yang dicampur pupuk kandang atau kompos, tapi tentunya tidak langsung di pakai, di rendam dulu di air, dijemur sampai kering, diulang 3-5 hari, gak rekomendasi sih, tapi buktinya tanaman saya sehat walau tanpa CO2. Tapi kalau tidak mau repot dan ada dana lebih, monggo beli pupuk pabrikan saja.
  • Lampu dan Rumah Lampu ( Lamphood). Sebaiknya memang pakai yang khusus untuk aquascape contohnya Jebo, kalau tidak ada kombinasikan saja dengan lampu rumah. Lamphood bisa pakai yang DIY 
  • Kipas bisa pakai DIY atau pabrikan. blog ini juga menjual kipas seharga Rp.70.000
  • Ikan, Udang, Keong, belakangan saja tunggu ekosistemnya terbentuk saja dahulu.
    Terakhir tambahkan batu, kayu, dan tanaman airnya agar lebih mempesona. Cari yang harga terjangkau saja dahulu gak harus yang mahal-mahal contohnya ada di aqua5cape.com (Promosi : Mode On) hehehe, terjangkau tapi tetap berkualitas. Penulis menyarankan untuk setting awal gunakan tanaman yang berumbi, rhizoma, atau tanaman yang stem yang sudah jadi daun air.
 Okey, segitu saja dahulu, yang penting tetap semangat, trial dan error pasti terjadi, tapi di situlah tantangannya, kuncinya jangan paksa tanaman yang mengerti kita, tapi kitalah yang harusnya memahami dan mengerti tanaman itu.










Direkomendasikan untukmu

Share this article :
Share on fb Pinterest Tweet Share on G+
 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger - Love All Serve All